Senin, 30 Maret 2009

Street Fighter IV

href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9yW38zC8W2sW8BKKccJdpeRu_eB1xONy5Scp_zYGxIb5hxPYxw3ko7DxZW2yvF9tV1Bglu4lNUAK0HiPSW6Pis-HWlfVFBA4chhyP3Vb0kh7RJkPk3sCvLgR6O_UB5QNTjOM9ubk9sbA/s1600-h/1646m.jpg">

Kehadiran Street Fighter IV di konsol sudah dinantikan banyak orang di Indonesia, apalagi pusat-pusat arcade di Indonesia lebih suka menyediakan serial Tekken dibanding Street Fighter. Jadi bisa dibilang kalau game Street Fighter IV versi konsol, sudah ditunggu ribuan penggemarnya di Indonesia. Penasaran dengan apa saja yang dimiliki oleh game ini untuk memanjakan penggemarnya? Silahkan baca terus review kami yang satu ini.
Street Fighter adalah salah satu waralaba milik Capcom yang telah bertahan selama kurang lebih dua puluh tahun, dan tampaknya dengan kemunculan Street Fighter IV, Capcom berhasil memperpanjang umur serial Street Fighter. Bagi siapapun yang pernah mengenal serial Street Fighter dari jaman arcade, pasti akan sangat tertarik dengan evolusi yang dimiliki oleh Street Fighter IV, tetapi bagi yang belum mengenal seri tersebut, Street Fighter IV adalah game yang tepat untuk mencobanya. Kita akan disuguhi pertarungan yang tradisionil tetapi diimbuhi dengan beragam efek dan fungsi yang tergolong modern.

Memainkan Street Fighter IV sama rasanya dengan memainkan game-game fighting tradisional yang terfokus pada pertarungan satu lawan satu secara 2D dan digarap dengan sangat baik. Kita tahu, kalau Street Fighter sudah mengalami evolusi berkali-kali, seperti tweak pada beberapa karakter dan penambahan beberapa karakter baru yang memperkaya gaya permainan. Dalam Street Fighter IV semua karakter mempunyai beberapa gerakan dasar dan gerakan pamungkas yang membuat permainan berjalan dan berevolusi sedemikian rupa bergantung pada kemampuan dan strategi yang dimiliki oleh orang yang ada di belakang kontroller.
Walaupun penjelasan di atas terdengar rumit, tetapi sesungguhnya Street Fighter IV bisa dinikmati oleh siapapun. Sebagai bukti, bagi pemain yang pernah memainkan serial Street Fighter sebelumnya silahkan pilih karakter standar seperti Ryu dan Ken, dan bertempurlah seperti biasanya, dijamin kalian tidak akan menemukan kesulitan yang berarti saat menghajar musuhmu dengan houdoken atau shoryuken. Walaupun demikian mudahnya bukan berarti sistem yang ada di dalam Street Fighter IV sama dengan episode-episode terdahulunya, bahkan para ahli Street Fighter sekalipun, harus mempelajari kembali beberapa sistem baru yang cukup berbeda.
href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9yW38zC8W2sW8BKKccJdpeRu_eB1xONy5Scp_zYGxIb5hxPYxw3ko7DxZW2yvF9tV1Bglu4lNUAK0HiPSW6Pis-HWlfVFBA4chhyP3Vb0kh7RJkPk3sCvLgR6O_UB5QNTjOM9ubk9sbA/s1600-h/1646m.jpg">

Salah satu sistem baru yang cukup menarik untuk disimak adalah, Focut Attack. Gerakan Focus Attack biasanya tidak dipakai oleh pemula, biasanya para pemula yang memakai Ryu atau Ken lebih memilih untuk melontarkan houdoken sebanyak-banyaknya sambil melakukan shoryuken untuk menghadang orang yang mencoba mendekatinya. Tetapi coba bayangkan kalau Focus Attack dipakai oleh orang yang sangat ahli memainkan Street Fighter IV. Gerakan ini akan dia pakai untuk menambah sebuah layer serangan di sela-sela serangan untuk kemudian ditambahi lagi dengan serangan super atau serangan lainnya. Focus Attack itu sendiri pada dasarnya mirip dengan fitur parry yang ada di Street Fighter III, bedanya saat melakukan Focus Attack karakter kita akan tetap menerima kerusakan, tidak seperti parry yang benar-benar mementahkan semua serangan bahkan serangan super sekalipun. Focus Attack bisa kamu keluarkan dengan menahan tombol tendangan dan pukulan medium sekaligus. Focus Attack juga memiliki tingkatan kekuatan yang berbeda-beda tingkat kerusakannya, tergantung dari lamanya menahan kedua tombol serangan.
Sistem baru lainnya adalah serangan super yang mirip dengan DM pada serial KOF dan serangan ultra yang mungkin bisa disamakan dengan SDM dari serial KOF. Serangan super bisa dikeluarkan saat super bar yang ada di terisi penuh, sedangkan serangan ultra bisa dilancarkan kalau bar yang bentuknya membulat di sebelah bar ultra terisi penuh dan menyala. Cara pengisian kedua bar ini sangat berbeda, meteran super diisi dengan cara mendaratkan serangan ke arah musuh, sedangkan meteran ultra terisi karena menerima serangan musuh. Diharapkan dengan adanya fitur serangan ultra, pemain yang berada dalam kondisi terjepit sekalipun akan memiliki kans untuk membalikkan keadaan. Meteran super memiliki sebuah fungsi yang lain, fungsi tersebut adalah untuk mengeluarkan gerakan tipe EX. Serangan EX adalah sebuah serangan yang memiliki kerusakan atau animasi tambahan dibandingkan serangan spesial biasa. Cara memakainya adalah dengan menekan dua tombol serangan yang sama saat melancarkan sebuah serangan spesial.
Street Fighter IV memang kaya kombinasi, apalagi bila ditambahkan fitur cancel. Pada intinya serangan cancel berguna untuk memasukan sebuah layer serangan ditengah-tengah serangan, dan hal tersebut cukup sulit dimengerti pemula. Untunglah Street Fighter IV memiliki Challenge Mode yang bisa mengajari setiap orang apa saja gerakan dasar yang bisa dilakukan oleh setiap karakter, termasuk di dalamnya gerakan cancel. Dengan adanya Challenge Mode yang cukup lengkap bisa dipastikan kalau Street Fighter IV merupakan game yang pas untuk mulai mempelajari sistem-sistem Street Fighter baik bagi pemula sekalipun seperti yang pernah kami singgung di atas.
Ada banyak karakter baru yang disertakan kali ini seperti, Abel, Crimson Viper, Rufus dan El Fuerte. Lupakan karakter-karakter baru yang mirip dengan Barbie dan Ken yang biasanya ada di serial King of Fighter. Capcom lagi-lagi memberikan kita karakter yang memiliki fisik seperti petarung sungguhan (kecuali Rufus) bukan badan yang indah dan seksi tetapi bisa membanting sebuah robot setinggi dua meter seperti Nina William atau Ling Xiaoyu. Beberapa karakter terasa terlalu lemah atau terlalu kuat, Capcom memang selalu menyebalkan kalau untuk urusan yang satu ini. Walaupun begitu bukan berarti karakter-karakter lemah tidak memiliki kans untuk mengalahkan karakter kuat. Dengan strategi yang tepat, beberapa karakter ternyata memiliki kelebihan sendiri yang bisa dipakai untuk mengalahkan karakter lainnya.
Setelah puas membicarakan fitur tehnik dari Street Fighter IV kayaknya kita juga harus membahas grafis Street Fighter IV yang cukup revolusioner. Street Fighter IV memiliki grafis yang mirip dengan penggabungan antara 3D dengan 2D. sangat mirip dengan cell shading tetapi memiliki sentuhan cat minyak yang cukup abstrak dan keren. Penggambaran yang sangat artistik ini masih ditambahi lagi dengan background yang cukup mencolok dan sangat rancak, terutama pada bagian stage pasar yang merupakan remake dari Street Fighter II. Jadi bisa diambil kesimpulan, secara grafis Street Fighter IV masuk ke kategori jempolan, karena seperti menggabungkan dua unsur yang sangat berbeda dan belum pernah diterapkan pada game fighting sebelumnya. Kalau untuk urusan suara tidak ada masalah yang mengganjal pada musik di background, masalah paling besar malah datang dari voice acting Inggris yang cukup buruk. Untunglah Street Fighter IV memiliki fitur pengubah bahasa sehingga kita tidak perlu mendengarkan Ryu berbahasa Inggris yang tidak enak didengar.
Street Fighter IV masuk ke dalam judul game yang wajib kamu miliki tidak bisa tidak, apalagi kalau kamu penggemar game fighting, titik. Tetapi sebelumnya kami ingatkan bagi pemilik Xbox 360 yang ingin segera memainkan Street Fighter IV di konsol kesayangannya. Kontroler Xbox 360 untuk sebagian orang tidak terlalu enak apabila dibandingkan milik PS3, sehingga memainkan Street Fighter IV di Xbox 360 membutuhkan adaptasi kusus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar